Bandung – Yayasan Citadesa menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pendamping Program Desa sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang akan bertugas mendampingi pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat di desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Citadesa dalam memperluas jaringan kebaikan serta meningkatkan efektivitas program-program sosial yang telah dijalankan di berbagai wilayah.
Pelatihan ini membekali para peserta dengan berbagai materi penting, mulai dari Need Assessment (analisis kebutuhan masyarakat), teknik pendampingan program, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan kegiatan. Seluruh materi dirancang agar para pendamping memiliki pemahaman yang komprehensif dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, merancang solusi yang tepat, serta memastikan setiap program berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, Yayasan Citadesa berharap para pendamping desa mampu menjadi fasilitator yang profesional dan responsif terhadap berbagai potensi maupun tantangan yang dihadapi masyarakat. Dengan pendampingan yang berkualitas, program-program pemberdayaan diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Seluruh rangkaian program yang dijalankan Yayasan Citadesa mengacu pada prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan jangka pendek, tetapi juga mendorong terciptanya desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan.
"Membangun desa bukan hanya menghadirkan program, tetapi juga menyiapkan pendamping yang mampu mendengar, memahami kebutuhan masyarakat, dan mengawal setiap langkah perubahan menuju desa yang lebih maju dan berkelanjutan."
.jpeg)