Citadesa. Sebanyak 250 warga lanjut usia di Karimunjawa mengikuti program pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan mata, dan pembagian kacamata baca gratis yang digelar Citadesa Nusantara, Senin (10/8/2026).
Kegiatan berlangsung di dua titik, yakni Dusun Yamplungan dan Karimunjawa Kota, dengan masing-masing 125 peserta.
Program bertajuk Pemberdayaan Lansia dengan Kacamata Baca dan Layanan Kesehatan Gratis ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, konsultasi kesehatan, hingga pembagian kacamata baca sesuai kebutuhan hasil pemeriksaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Citadesa Nusantara membangun masyarakat desa wisata yang sehat, produktif, dan berdaya di seluruh lapisan usia.
Banyak lansia di Karimunjawa selama ini mengalami kesulitan membaca Al-Qur'an, membaca tulisan, atau menjalani aktivitas sehari-hari akibat keterbatasan penglihatan, namun belum memiliki akses pemeriksaan mata dan kacamata yang memadai.
Dewan Pembina Citadesa Nusantara, Haji Abduh, menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya berfokus pada fisik dan pariwisata, melainkan harus dimulai dari pembangunan manusianya.
"Karimunjawa akan menjadi kuat jika seluruh generasinya diperhatikan. Anak mudanya diberdayakan, pelaku UMKM didukung, dan para lansianya dijaga kesehatannya agar tetap mandiri dan produktif. Inilah makna pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan," ujar Haji Abduh pada Senin (10/8).
Salah satu peserta, Ibu Siti (68) dari Dusun Yamplungan, mengaku bersyukur karena kini dapat kembali membaca dengan jelas.
"Sudah lama penglihatan saya kabur. Tadi setelah diperiksa dan memakai kacamata, tulisan langsung terlihat jelas. Saya merasa seperti mendapatkan semangat baru. Terima kasih Citadesa Nusantara yang sudah peduli kepada kami para lansia," tuturnya.
Testimoni serupa disampaikan Bapak Ahmad (72) dari Karimunjawa Kota. "Biasanya saya sulit membaca dan melihat nomor telepon. Sekarang lebih jelas. Bantuan ini bukan hanya kacamata, tapi membuat kami merasa diperhatikan dan dihargai," katanya.
Citadesa Nusantara menyebut program kesehatan dan pemberdayaan lansia ini sebagai bagian dari visi mewujudkan ekosistem wisata berkelanjutan yang tidak meninggalkan siapa pun, sejalan dengan semangat "Bumi Lestari, Masyarakat Berseri" yang diusung organisasi tersebut.***
